Rabu, 21 Maret 2018

Tips Mewarnai Rambut Sendiri Sebelum dan Setelahnya



Apabila Kamu berminat dengan proses pewarnaan rambut sendiri di rumah tanpa harus berangkat ke salon, maka trik yang dilansir dari allure.com ini harus diperhatikan. Kini proses pewarnaan rambut sendiri terus mudah, dengan beragam opsi produk pewarnaan rambut yang ada di pasaran. Tidak hanya ekonomis biaya, mewarnai rambut sendiri di rumah juga tentunya bakal lebih menghemat waktu.

Tetapi sebelum meperbuat pewarnaan rambut maka bakal ada faktor yang disebut bleaching. Apa itu bleaching? bleaching adalah memudarkan warna pigmen rambut. Proses ini diperbuat supaya pewarnaan mempunyai hasil yang sempurna. Walau begitu, bukan berarti faktor tersebut tak dapat dicegah serta diatasi. Sejak sebelum meperbuat bleaching rambut, kamu telah harus memikirkan perawatan semacam apa yang harus kamu perbuat seusainya.

Kira-kira apa aja sih yang paling butuh orang tahu kalau soal mewarnai rambut?

  • Pisah Rambut Jadi 4 Tahap

Awalilah dengan memisahkan rambutmu menjadi empat tahap serta jepit memakai klip. Pertama, pisahkan rambut menjadi tahap atas serta bawah. Lalu dari masing-masing tahap tersebut pisahkan menjadi dua tahap.

Jangan berpatokan dengan gambar yang ada di kotak kemasan
Yang harus Kamu jadikan barometer adalah tahap gradasi warna yang dicantumkan di kotak kemasan, biasanya ada di tahap atas ataupun beakang kotak.

Warna dari rambut sang model yang ada di tahap depan kotak hasilnya bakal tak sama dengan yang pewarna yang ada di dalamnya. Faktor ini dikarenakan oleh sebab krim developer (bahan untuk mengembangkan warna) yang ada di pewarna rambut rumah formulanya lebih keras, dibanding dengan krim developer yang dipakai di salon jadi warnanya tentu lebih terang.

  • Jangan Cuci Rambut Satu Hari sebelum Mewarnai Rambut

“Keadaan kulit kepala bakal lebih baik kalau naturally oily sebab minyak yang diproduksi ini bakal menolong melindungi rambut dari bahan kimia yang ada di pewarna rambut. Kalau kamu malah cuci rambut sehari sebelum mewarnai rambut, justru bakal menghapus perlindungan alamiah tersebut. Jadi sebaiknya lumayan disisir aja.”

  • Belilah 2 kotak

Apabila rambut Kamu panjangnya melebihi bahu, alias panjangnya sebahu (atau sedikit di atas bahu) tetapi teksturnya tebal maupun kasar, beli dua kotak pewarna rambut dalam warna yang sama supaya Kamu dapat mewarnai rambut dengan rata tanpa takut kehabisan warna.

Pastikan Kamu mencampur pewarna dengan krim developer di mangkuk plastik ataupun mngkuk pecah belah biasa, serta bukan di mangkuk kaleng ataupun metal. Hati-hati, sebab metal membikin pewarna rambut teroksidasi serta membikin warnanya berubah.

Selanjutnya, lindungi kulit yang berada di kurang lebih area garis rambut dengan mengsoftwarekan Vaseline. Pulaskan di tahap dahi, kurang lebih telinga serta di leher tahap belakang. Langkah ini tak hanya melindungi kulit terhindar bahan-bahan kimia tetapi mencegah pewarna rambut supaya tak meninggalkan noda.

  • Pakai Shampo Khusus Rambut Berwarna

“Berbagai shampo khusus pewarna rambut biasanya punya kandungan hair color protection di dalamnya untuk mengontrol warna rambut. Jadi rambutnya terkesan lebih shiny, tapi nggak jadi barometer kamu harus pakai shampo pewarna rambut. Bukan kayak kalau kamu flu jadi harus minum obat flu. Itu keharusan, kalau si shampo pewarna rambut ini bukan. Jadi nggak persoalan kalau kamu masih pakai shampo yang biasa kamu pakai sesuai dengan jenis rambut serta kulit kepala yang kamu miliki.”

Related Posts

Tips Mewarnai Rambut Sendiri Sebelum dan Setelahnya
4/ 5
Oleh