Jumat, 21 Desember 2018

Ini Waktu yang Ideal untuk Mengganti Filter Oli

Selain mengganti oli mesin secara rutin dan berkala, ternyata pemilik kendaraan juga perlu untuk mengganti bagian filter. Pada dasarnya filter memiliki peranan yang tak kalah penting dengan komponen lainnya. Lantas kapan sih waktu yang paling ideal untuk mengganti filter oli ? Berikut merupakan waktu yang tepat untuk mengganti bagian saringan oli.

Filter Tidak untuk Dibersihkan
Terkadang ada beberapa orang yang membersihkan filter menggunakan lap ataupun menyemprotkan angin yang bertujuan untuk membersihkan bagian tersebut. Padahal hal ini sangat tidak dianjurkan. Penggunaan filter yang berulang kali dan tidak pernah diganti justru akan berdampak buruk pada pengendara itu sendiri.

Hal ini disebabkan karena filter oli yang tidak pernah diganti justru akan menampung kotoran oli bekas yang menyebabkan saluran menjadi tersumbat. Tak hanya warna oli jadi kotor. Hal ini juga menyebabkan kinerja saringan oli bekerja tidak maksimal seperti sebelumnya. Apabila sebelumnya filter tersebut bekerja 10 angka kini hanya berkisar antara 4 atau 4 angka saja.

Oleh sebab itu pastikan Anda mengganti saringan oli secara berkala. Jangan hanya sekedar membersihkannya saja. Pasalnya saringan oli tidak dianjurkan untuk dibersihkan. Ketika filter terasa kotor maka segera ganti. Sebab jika hal ini dibiarkan justru akan menyebabkan kerusakan permanen pada bagian mesin kendaraan Anda.

Filter Diganti Saat Penggantian Oli Mesin
Ada beberapa asumsi yang mengatakan bahwa filter harus diganti setiap 10.000 km atau setiap 2 kali penggantian oli mesin. Hal ini sangat dianjurkan untuk dilakukan. Namun jika memungkinkan ada baiknya Anda mengganti filter bersamaan dengan penggantian oli mesin untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengapa harus demikian? Pasalnya jika filter tidak diganti bersamaan dengan penggantian oli mesin justru akan membuat oli yang tersisa pada filter akan mengendap dan tidak terbuang. Pada umumnya ada sekitar ¼ sampai 1/5 oli yang tersisa pada bagian filter. Jadi alangkah baiknya jika Anda menggantinya bersamaan saat mengganti oli mesin.

Apabila filter tidak diganti, hal ini hanya kan menyebabkan oli mesin yang baru tercampur dengan oli mesin lama yang mengendap di dalam filter. Setelah itu, kedua oli tersebut akan tercampur dan masuk ke dalam kendaraan. Terlebih lagi oli dengan kondisi yang tidak baik justru hanya akan menurunkan performa mesin kendaraan Anda.

Pada umumnya penggunaan filter imitasi atau palsu justru tidak akan memberikan dampak positif bagi para penggunanya. Justru penggunaan filter palsu akan memberikan dampak yang buruk bagi pengendara. Contohnya adalah daya serap pada saringan oli palsu tidak sebagus dan serapat filter asli yang menyebabkan daya serapnya menjadi meregang.

Hal ini tentunya membuat kotoran dari luar dapat dengan mudah masuk ke dalam mesin dan tidak tersaring secara optimal oleh bagian filter. Itulah beberapa perbedaan filter asli dan filter palsu. Pada umumnya filter asli cenderung memiliki diameter yang relatif lebih kecil dengan jarak yang lebih rapat.

Dengan memilih filter yang asli dengan diameter yang kecil dan jarak yang lebih rapat, memungkinkan filter untuk bekerja lebih maksimal. Filter asli cenderung mampu menyaring kotoran lebih efektif dibandingkan dengan filter palsu yang mampu meminimalisir kotoran yang tercampur pada oli mesin.

Nah itulah waktu yang ideal untuk mengganti filter oli. pastikan Anda menggantinya secara rutin dan berkala agar tidak terjadi masalah yang berarti. Selain itu, ketiga hendak mengganti filter pastikan Anda menggantinya dengan yang asli agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Related Posts

Ini Waktu yang Ideal untuk Mengganti Filter Oli
4/ 5
Oleh